Rack system merupakan rack yang secara khusus memang
dirancang sebagai penempatan server atau digunakan juga sebagai peralatan
jaringan network diantaranya komputer server dan switch. Adapun manfaat utama
rack server ini adalah sebagai ruang atau tempat yang lebih efisiensi dan
menjadi peralatan maintenance menjadi lebih mudah.
Dalam sebuah rack tunggal terdapat beberapa rack server yang
ditumpuk diatasnya. Sumber daya jaringan
yang lain juga ikut terkonsolidasi hingga mengurangi ruang lantai sesuai yang
diperlukan. Konfigurasi rack server juga bermanfaat untuk menyederhanakan
pemasangan kabel antara komponen jaringan yang lain.
Selain itu dalam sebuah peralatan rack server juga diisi
dengan server, sistem pendinginan yang khusus digunakan untuk mencegah panas
yang berlebihan. Pasalnya jika terdapat banyak panas yang berlebihan akan
terjadi banyak daya komponen yang terbuang. Mengingat dalam ruang kecil
memiliki daya terbatas. Salah satu contoh dari manfaat penggunaan rack server
yaitu digunakan pada lingkup bisnis.
Macam jenis tipe rack server :
1. CLOSED RACK
Closed Rack merupakan tipe rack server yang tertutup yang
dilengkapi dengan ventilasi double roof fan, dengan menggunakan pintu kaca dab
penutup samping berbahan metal galvanis yang kuat dan kaku sehingga mampu kuat
menahan beban sampai 50 kilogram lebih. Hal ini membuat closed rack menjadi
tipe rack server yang kuat dan aman.
2. OPEN RACK
Kebalikan dari closed rack, tipe rack server open rack
menjadi tipe yang paling sederhana dimana dalam penempatan segala peralatan
jaringan lebih tertata dan sederhana. Sehingga harga open rack server lebih
murah dibandingkan dengan harga closed rack. Tapi rack server tipe ini sangat
cocok digunakan pada perusahaan perusahaan kecil untuk membantu penyimpanan
data data penting perusahaan.
3. WALLMOUNT RACK
Jenis tipe rack server yang biasanya digunakan untuk
penyimpanan segala perlatan networking termasuk diantaranya switch hub, modem,
dan peralatan networking lainnya. Biasanya wallmount rack ini memiliki 1 pintu
atau juga 2 pintu. Tapi untuk model dan desainnya cukup sederhana.
Dalam sebuah rack server salah satu komponen terpenting dan
harus selalu diperhatikan yaitu cooling system dalam rack server. Karena
cooling sistem ini berguna sebagai pendingin. Mengingat dalam sebuah rack
server akan dimasukkan dalam perangkat aktif seperti server, router modem, UPS,
wifi dan lainnya.
Maka dari itu untuk jenis rack server closed rack sebaiknya
diletakkan didalam ruangan yang dingin atau berAC, hal ini bertujuan untuk
menjaga perabgkat aktif dalam closed rack tetap stabil dan bekerja efisien.
Biasanya setiap tipe rack server memiliki fungsi cooling
system yang berbeda beda sesuai dengan perangkat aktif tersebut. Semakin dingin
suhu maka perangkat akan semakin efisien.
Jenis – jenis Server Berdasarkan Fisiknya
Server mengenal dua tipe chassis, yaiut PEDESTAL dan
RACKMOUNT. Pedestal serupa dengan chasing tower pada PC Desktop, yaitu dengan
posisi berdiri.
RACKMOUNT
Rackmount merupakan casing berbentuk tipis, pipih horizontal
dan dapat disusun layaknya sebuah rak pada sebuah lemari khusus
Rackmount disusun secara berlapis dari atas ke bawah pada
semua cabinet chassis khusus server.
Ukuran rackmount berkisar antara :
Unit Dimension (W x H x D)
1U 19" x
1.75" x 17.7" 19" x 1.75" x 19.7" 19" x
1.75" x 21.5"
2U 19" x
3.5" x 17.7" 19" x 3.5" x 20.9" 19" x 3.5" x
24"
3U 17.1"
x 5.1" x 25.5"
4U 19" x
7" x 17.8" 19" x 7" x 26.4"
5U 19" x
8.34" x 19.67" 19.1" x 8.75" x 26.4"
6U 19" x
10.5" x 19.5"
7U 17" x
12.2" x 19.8"
Pada sistem rackmount adalah istilah yang merepresentasikan
jumlah unit server yang bisa dipasang pada rak, yaitu 1U, 2U atau 3U. 1U
sendiri melambangkan ketebalan (tinggi) server dalam satu 1.75 inchi (44.5mm).
Dengan rackmount maka pengaturan server yang berjumlah lebih
dari 2 unit atau lebih akan tertata dengan baik.
Rackmount umumnya dipakai institusi yang menggunakan fungsi
server berbeda pada satu rak, seperti Web Server, Database Server, dan
sebagainya.
Rackmount merupakan chassis dengan tipe tidur (biasanya
berbentuk pipih dan tipis). Rackmount dipasang pada rack server khusus,
sehingga dapat di-instalasi lebih dari satu stack (tumpukan). Gunanya untuk
membentuk sistem server terintegrasi yang terdiri dari berbagai fungsi yang terfokus,
misalnya Web Server, Exchange (Email) Server, Application Server dan lain-lain.
Blade server merupakan varian teknologi perangkat keras di
area server technology sebagai solusi atas kebutuhan pasar server akan aspek
compact (meminimalkan kebutuhan space), scalability (kemudahan dalam
pengembangan), integrated operation (kemudahan dalam pengoperasian dan
pengawasan), serta kolaborasi dengan teknologi virtualisasi. Seperti halnya
dengan mouted-rack server, pasar Blade Server didominasi oleh produsen besar,
antara lain HP, IBM, Dell, dan Fujitsu.
SERVER TOWER
Server tower lebih mirip dengan standar tower PC dan populer
sebagai server pertama karena mereka kompak dan mudah diatur. Lebih besar dari
server tower, rack server akan membutuhkan hardware instalasi spesifik, tapi
hal ini memberi Anda fleksibilitas untuk merancang hanya platform server untuk
kebutuhan bisnis Anda sekarang namun hal yang lebih penting agar dengan mudah
diperluas di kemudian hari. Server Tower adalah pilihan yang sempurna jika Anda
menganggap ruang adalah premi dan bisnis sehingga Anda ingin berinvestasi
jangka panjang dalam infrastruktur server yang dapat diperluas sesuka hati.
Sebuah server tower adalah sebuah komputer yang dimaksudkan untuk digunakan
sebagai server dan dibangun dalam bentuk kabinet. Ia menyerupai CPU normal
komputer, tetapi berbeda dari itu. Ini adalah salah satu jenis terkecil dari
server.
RAID SERVER
Apa itu RAID? Menurut Wikipedia, RAID (yang kepanjangannya
adalah Redundant Array of Independent Disks), adalah sebuah teknologi di dalam
penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur
toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (utamanya adalah hard disk)
dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan
menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah.
Dengan RAID, data yang disimpan akan dibagi/direplika ke
beberapa hardisk secara terpisah, guna
untuk meningkatkan kehandalan data atau bisa juga untuk meningkatkkan performa
I/O hardisk.
Kehandalan data bisa terpenuhi dengan RAID karena
penyimpanan data tidak hanya diletakkan di beberapa disk. Jika ada disk yang
rusak, data akan tetap aman, dan hardisk yang rusak dapat diganti dengan segera
tanpa mempengaruhi eksistensi data.
Peningkatan performa I/O hardisk bisa terpenuhi karena
ketika hardisk melakukan baca/tulis tidak dilakukan sendiri, tetapi dilakukan
bersama-sama dengan hardisk lainnya. Istilahnya mereka secara gotong royong
melakukan tugas. Sebagai contoh, RAID 0 dengan 2 hardisk, jika kecepatan per
disk adalah 7200 rpm, maka dengan RAID 0, kecepatan berlipat ganda, 2 x 7200
rpm = 14400 rpm!
